Followers

Thursday, May 31, 2012

SubhanaLlah....indahnya...

SubhanaLlah!!!
Indahnya alam ciptaan Allah,
Alangkah damainya di tepian pantai,
Di situ terserlah kebesaranMu,
Ya Allah bagi mereka yang cinta padaMu..


Indahnya langit tidak bertiang,
Lautan luas terbentang,
Fajar dan senja silih berganti,
Semuanya tunduk dan patuh padaMu..

Alangkah besarnya nikmatMu pada hamba di sini,
Betapa hebatnya kasihMu..

Inilah pujian kami padaMu..
SubhanaLlah...

Indahnya bintang bergemerlapan,
Meriahkan malam yang kesunyian,
Mergastua warnai alam maya,
Mengalunkan madah mengakui Kau Maha Besar..

Kau Maha Besar..
AllahuAkbar!
Ya Allah...

Wednesday, May 30, 2012

"Kenapa???"

bismiLlahirRahmanirRahim...
assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh...


AlhamduliLlah...
selawat dan salam ke atas junjungan tercinta nabi Muhammad saLlahu'alaihi wasallam...


kita manusia seringkali bertanya "mengapa?", "why?", "kenapa?", "limaza?"


terlalu banyak persoalan yang bermain di minda... jom kita sama-sama mencari jawapan yang bermain di fikiran... (",)v


1. Kita pernah bertanya, "Ibu, kenapa adik lahir ke dunia ni ye?"


Jawapan : "Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi." Mereka bertanya tentang hikmah ketetapan Tuhan itu dengan berkata : "Adakah Engkau (ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang membuat bencana dan menumpahkan darah, padahal kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan membesarkanMu?" Allah berfirman : "Sesungguhnya Aku Mengetahui akan apa yang kamu tidak ketahui" (Al Baqarah : 30)


2. Pernah ada ketika, kita bermonolog sendiri, "Kenapa aku kena beristighfar setiap saat dan ketika?"


Jawapan : "Sehingga aku berkata (kepada mereka) : "Pohonlah ampun kepada Tuhan kamu (beristighfarlah), sesungguhnya Dia Maha Pengampun". "Sekiranya kamu berbuat demikian;
Dia akan menghantarkan hujan lebat mencurah-curah kepada kamu,

dan Dia akan memberi kepadaMu dengan banyknya harta kekayaan serta anak-pinak,
dan Dia akan mengadakan bagi kamu kebun-kebun tanaman, serta mengadakan bagi kamu sungai-sungai yang mengalir di dalamnya" (Surah Nuh : 10 - 12)


3. Saat hati diuji dengan ujian yang sangat berat, hingga terduduk membisu tanpa kata, kita berkata kepada, "Ya Allah.. kenapa semua ini terjadi Ya Allah..?"


Jawapan : "Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata : "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji dengan sesuatu cubaan? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), sesungguhnya Allah Mengetahui siapa di antara kamu yang benar-benar beriman, dan Allah Mengetahui mereka yang berdusta" (Al 'Ankabut : 2 - 3)

lagi; "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia (Allah) menguji kamu, siapa antara kamu, siapa antara kamu yang lebih baik amalannya. Dan Dia adalah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun" (Al Mulk : 2) 

waLlahuA'lam...
to be continued.....

Thursday, April 5, 2012

ya hafizal Quran


di sinilah bermula sebuah cerita
di tempat yang penuh barakah,
tersergam indah sebuah masjid dikelilingi tasik
yang airnya mengalir tenang,
setenang hati yang mengingati Allah...
penghuninya,
sentiasa sibuk dengan Al Quran,
rindunya akan suasana itu...
di mana saja berada pasti kedengaran alunan merdu
bacaan Al Quran...
pelbagai irama dan lagu..
juga pelbagai suara dan nada...

inilah DQ..
tempat yang telah melahirkan hufazul Quran...
NAMUN....
apakah sebenarnya kita mampu untuk memikul amanah ini???
"tepuk dada tanyalah Iman.."

kita sering dibesarkan,
diagungkan,
dimuliakan...
dengan gelaran "hafiz Al Quran"

Namun...
sejauh manakah akhlak kita???
adakah selari dengan tuntutan agama???
adakah akhlak kita menggambarkan indahnya Al Quran???
atau..
kita sama seperti mereka yang tidak tahu tentang agama???
atau juga...
mungkin lebih teruk daripada itu???
ASTAGHFIRULLAHAL'AZIM...

sejauh mana kita beramal dengan hafalan???
tidakkah kita gerun dengan azab Allah...?
KITA sebenarnya LUPA!!!
LALAI!!!
LEKA!!!
dan telah TERTIPU!!!
dengan keseronokan dunia yang hanya sementara...

AHHHH!!!

sungguh tak layak rasanya untuk kita bergelar
"Hamlatul Quran"

Namun...
kita harus BANGKIT dari LENA ini...
sedarlah wahai pemegang kalamuLlah...
masih banyak hak yang belum tertunai...
segunung tinggi tanggungjawab yang harus dipikul...
sangat berat untuk dipikul sendiri...
NAMUN...
Ingatlah...
kita punya teman sefikrah...
yang sama-sama berikrar untuk menjaga amanah ini...
AYUH SAHABAT!!!
Kuatkan SEMANGAT!!!
untuk MENGULANG!!!
MENGULANG!!!
dan terus MENGULANG!!!
hingga ke titisan darah yang terakhir...
di saat lidah mampu melafazkan syahadatain..

"IADAH SAMPAI MATI BUKAN SAMPAI MASYI..."
di samping beramal dan menghayati setiap isi kandungannya...

tidak lupa juga...
buat mereka yang dahagakan bimbingan kita...
bantulah mereka...
sayangilah mereka...

WAHAI HAMLATUL QURAN!!!!
WAHAI HAFIZ @ HAFIZAH....
BANGKITLAH!
SEDARLAH!
INSAFLAH!
kembalilah ke jalan yang lurus...
usah kita leka dengan dunia ini...
jadilah kita di antara golongan yang sedikit itu...

INGATLAH!
"Hasanatul abrar saiyiatul muqarrabin..."

moga kita sentiasa di bawah lindungan rahmatNya
dan terhindar daripada kemurkaanNya...

اللهم اجعلنا من حملة القرأن ولا تجعلنا من لعنة القرأن...

Ada apa dengan Hati

ada seorang sahabat bertanyakan :

"camna nak jaga hati????"

aku mula berfikir...

"aku sendiri pun kadang-kadang tak berjaya menjaga hati....
tapi x salah untuk berkongsi sedikit ilmu dan pengalaman yang ada....
dalam masa yang sama,
boleh manfaatkan untuk diri sendiri..."

sahabatku mempunyai masalah hati...dia sering diuji dengan masalah hati...kerana padaku hati nya sangat hampir dengan Allah...melihat ketika dia bersolat...seolah-olah dia sedang berbicara terus dengan Penciptanya...di wajahnya terpancar cahaya iman yang tinggi...subhanaLlah...

tapi itulah ujian nya..sering diuji hatinya....ujian yang bagaimana???????????

inilah ujian yang sangat sukar untuk dibendung...perasaan terhadap kaum/jantina yang berlainan....perasaan yang dianggap fitrah...fitrah setiap insan...

ya!!!!

but how to control it????

it just depends on ourselves....

bagaimana caranya...???

semua ada dalam alQuran...sebab tu la Allah perintahkan mukminin dan mukminat untuk tundukkan pandangan seperti dalam ayat ni :


[surah annuur : 30
]

"Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman
supaya mereka menyekat pandangan mereka
(daripada memandang yang haram),
dan memelihara kehormatan mereka.
Yang demikian itu lebih suci bagi mereka;
sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya
tentang apa yang mereka kerjakan"

[surah annuur : 31
]

"Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman
supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram),
dan memelihara kehormatan mereka;
dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka
kecuali yang zahir daripadanya;
dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka;
dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka
melainkan kepada suami mereka,
atau bapa mereka
atau bapa mertua mereka
atau anak-anak mereka
atau anak-anak tiri mereka,
atau saudara-saudara mereka,
atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki,
atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan,
atau perempuan-perempuan Islam,
atau hamba-hamba mereka,
atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua
dan tidak berkeinginan kepada perempuan,
atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan;
dan janganlah mereka menghentakkan kaki
untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka;
dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,
wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya"

sebab apa kena tundukkan pandangan???

sat gi terlanggar tiang elektrik...
ha!!!! pecah kepala....

sebab............

dari pandangan lah bermula segala-galanya...

if kita tundukkan pandangan..tak de la kite tau wajah seseorang tu cmna...
if x...tu la yg mula terbayang,terkenang dan teringat...

pandangan-senyum-salam-dating-then zina....

na'uzubiLlah..moga Allah jauhkan kita....
kan elok if kite leh buat apa yang Allah suruh...
then...kita mesti jaga solat kita sebab....

[surah al 'ankabut : 45
]

"Bacalah serta ikutlah (wahai Muhammad) akan apa yang diwahyukan kepadamu
dari Al-Quran,
dan dirikanlah sembahyang (dengan tekun);
sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya mengingati Allah adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya);
dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan"

solat itu tiang agama..solat yang penuh khusyu' dan rasa kehambaan akan mengelakkan diri kita dari melakukan perbuatan keji dan mungkar...

that is the answer...

hmm..what is then????

from this famous and popular verse....

[surah al Isra' : 32
]

"Dan janganlah kamu menghampiri zina,
sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji dan
satu jalan yang jahat (yang membawa kerosakan)"

so...let us together avoid from that!!!!!

and the most important thing,we should ask and believe in GOD...just ask HIM for any help...
HE will help us...

Because HE said....

[surah albaqarah : 153]

"Wahai sekalian orang-orang yang beriman!Mintalah pertolongan (untuk menghadapi susah payah dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan dengan (mengerjakan) sembahyang. kerana sesungguhnya Allah menyertai
(menolong) orang-orang yang sabar"

so,

the answer depends on ourselves...

Allah has mentioned totally in AlQuran...

hanya kita yang nak atau tidak untuk mengikutnya...

hati adalah raja segala jasad..

Daripada Abu Abdullah al-Nu'man ibn Basyer r.a. رضي الله عنهما beliau berkata:

Aku telah mendengarRasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya perkara yang halal itu terang jelas, dan sesungguhnya perkara yang haram itu terangjelas, dan di antara kedua perkara tersebut ada perkara-perkara syubhat yang kesamaran yangkebanyakan orang tidak mengetahuinya.

Barangsiapa yang menjaga perkara syubhat makasesungguhnya dia telah membersihkan agamanya dan maruah dirinya.

Dan barangsiapa yang terjatuhdalam perkara syubhat, maka dia telah jatuh dalam perkara haram, umpama seorang pengembala yangmengembala di sekeliling kawasan larangan, dibimbangi dia akan menceroboh masuk ke dalamnya.

Ketahuilah bahawa setiap raja ada sempadan dan sesungguhnya sempadan Allah itu ialah perkaraperkarayang diharamkanNya.

Ketahuilah bahawa dalam setiap jasad itu ada seketul daging yangapabila ia baik maka baiklah seluruh jasad dan apabila ia rosak, maka rosaklah seluruh jasad.

Ketahuilah ia adalah hati.

Hadis riwayat al-lmam al-Bukhari dan Muslim.

baik hati,baik lah seluruhnya..

buruk hati..maka buruklah segalanya...

fikir-fikirkan dan renungkan...

waLlahua'lam...

Friday, February 24, 2012

indah hidup bersama Al quran

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :

Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian hitam yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa minit.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawapannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, kerana tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu'alaikum warahmatu Allahiwabarakaatuh"

Wanita tua : سَلَـٰمٌ۬ قَوۡلاً۬ مِّن رَّبٍّ۬ رَّحِيمٍ۬

Maksudnya : Ucapan salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani (Yasin : 58)

Abdullah : Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?

Wanita tua : مَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَا هَادِىَ لَهُ ۥ‌ۚ

Maksudnya : Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya.... (Al A'raf : 186)

Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa dia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلاً۬ مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا

Maksudnya : Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa (Al Isra' : 1)

Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa dia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"

Wanita tua : ثَلَـٰثَ لَيَالٍ۬ سَوِيًّ۬ا

Maksdunya : Selama tiga malam dalam keadaan sihat (Maryam :10)

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"

Wanita tua : وَٱلَّذِى هُوَ يُطۡعِمُنِى وَيَسۡقِينِ

Maksudnya : Dialah Allah pemberi aku makan dan minum

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"

Wanita tua : فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءً۬ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدً۬ا طَيِّبً۬ا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِڪُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُ‌ۚ

Maksudnya : Bila tiada air maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah - debu yang bersih (Al Maidah : 6)

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda ingin menikmatinya?"

Wanita tua : ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِ‌ۚ

Maksudnya : Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam (maghrib) (Al Baqarah : 187)

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"

Wanita tua : وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٌ۬ لَّڪُمۡ‌ۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Maksudnya : Dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui (Al Baqarah :184)

Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"

Wanita tua : مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ۬

Maksudnya : Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid (Qaf : 18)

Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti ini?"

Wanita tua : وَلَا تَقۡفُ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌ‌ۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولاً۬

Maksudnya : Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan (Al Isra' : 36)

Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."

Wanita tua : قَالَ لَا تَثۡرِيبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡيَوۡمَ‌ۖ يَغۡفِرُ ٱللَّهُ لَكُمۡ‌ۖ وَهُوَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٲحِمِينَ

Maksudnya : Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu dan Dia lah jua Yang Maha Mengasihani daripada segala yang lain yang mengasihani (Yusuf : 92)

Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, kerana anda akan menjumpai kafilah yang di depan."

Wanita tua : وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٍ۬ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُ‌ۗ

Maksudnya : Dan apa jua kebaikan yang kamu kerjakan adalah diketahui oleh Allah (Al Baqarah : 197)

Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :

Wanita tua : قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِمۡ

Maksdunya : Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka (An Nur : 30)

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilakan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.

Wanita tua : وَمَآ أَصَـٰبَڪُم مِّن مُّصِيبَةٍ۬ فَبِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِيكُمۡ

Maksudnya : Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri (As Syura : 30)

Selesai mengikat unta itu saya pun mempersilahkan wanita tua itu naik.

Wanita tua : سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَـٰذَا وَمَا ڪُنَّا لَهُ ۥ مُقۡرِنِينَ وَإِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ 

Maksudnya : Maha Suci Tuhan yang telah memudahkan kenderaan ini untuk kami, sedang kami sebelum itu tidak terdaya menguasainya , Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali (Az zukhruf : 13-14)

Saya pun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.

Wanita tua : وَٱقۡصِدۡ فِى مَشۡيِكَ وَٱغۡضُضۡ مِن صَوۡتِكَ‌ۚ

Maksudnya : Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu (Luqman : 19)

Lalu aku jadikan unta itu jalan dengan perlahan, sambil mendendangkan beberapa syair

Wanita tua : فَٱقۡرَءُواْ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلۡقُرۡءَانِ‌ۚ

Maksudnya : Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an (Al Muzammil : 20)

Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."

Wanita tua : وَمَا يَذَّڪَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَـٰبِ

Maksudnya : Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu (Al Baqarah : 269)

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"

Wanita tua : يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَسۡـَٔلُواْ عَنۡ أَشۡيَآءَ إِن تُبۡدَ لَكُمۡ تَسُؤۡكُمۡ

Maksudnya : Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu (Al Maidah : 101)

Maka aku senyap seketika sehingga berjumpa dengan kafilah di depan kami

Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"

Wanita tua : ٱلۡمَالُ وَٱلۡبَنُونَ زِينَةُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۖ

Maksudnya : Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia (Al Kahf : 46)

Baru saya mengerti bahawa dia juga mempunyai anak.

Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"

Wanita tua : وَعَلَـٰمَـٰتٍ۬‌ۚ وَبِٱلنَّجۡمِ هُمۡ يَہۡتَدُونَ

Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk (An Nahl : 16)

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkhemahan.

Abdullah : "Adakah kamu kenal orang yang berada dalam kemah ini?"

Wanita tua : وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبۡرَٲهِيمَ خَلِيلاً۬

Maksudnya : Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang nabi yang dikasihi (An Nisa' : 125)

وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَڪۡلِيمً۬ا

Maksudnya : Dan Allah berkata-kata kepada Musa (An Nisa' : 164)

يَـٰيَحۡيَىٰ خُذِ ٱلۡڪِتَـٰبَ بِقُوَّةٍ۬‌ۖ

Maksudnya : Wahai Yahya pelajarilah kitab itu bersungguh-sungguh (Maryam : 12)

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.

Wanita tua :فَٱبۡعَثُوٓاْ أَحَدَڪُم بِوَرِقِكُمۡ هَـٰذِهِۦۤ إِلَى ٱلۡمَدِينَةِ فَلۡيَنظُرۡ أَيُّہَآ أَزۡكَىٰ طَعَامً۬ا فَلۡيَأۡتِڪُم بِرِزۡقٍ۬ مِّنۡهُ

Maksudnya : Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa wang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar dia membawa makanan itu untukmu (Al Kahfi : 19)

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua : كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ هَنِيٓـَٔۢا بِمَآ أَسۡلَفۡتُمۡ فِى ٱلۡأَيَّامِ ٱلۡخَالِيَةِ

Maksdunya : Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu (Al Haaqqah ; 24)

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku tidak akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :

"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya kerana bimbang tersalah bicara."

Lalu Abdullah bin Mubarak berkata, Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakiNya dan berkata: ذَٲلِكَ فَضۡلُ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُ‌ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ

Yang demikian ialah limpah kurnia Allah, diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; dan Allah sememangnya mempunyai limpah kurnia yang besar (Al Hadid : 21)

Dipetik dari kitab : KaifaTahfazul Quran ( DR Mustafa Murad )